SMKS WALISONGO PACET
Data 2025Indikator Prioritas
8
Baik 5 · Sedang 3 · Kurang 0
Rata-rata Skor
67.3%
↓ -3.52
Program Kerja 2026
16
✅ 0 · ⚡ 0 · 🕐 16
Sumber Data
2025
Rapor Pendidikan Kemendikdasmen ↗
Indikator Rapor Pendidikan SMK· 8 indikator · klik untuk detail
Program Kerja 2026
Kemampuan untuk memahami data dan ketidakpastian berkaitan erat dengan kemampuan numerasi siswa secara keseluruhan
🎯 A.2.4 Kompetensi pada domain Data dan Ketidakpastian
Aktivitas belajar guru dan kepala sekolah yang bertujuan meningkatkan kompetensi siswa dalam memahami, menggunakan, merefleksi, dan mengevaluasi teks untuk mampu berpikir menggunakan konsep, prosedur, fakta, dan alat matematikan dalam menyelesaika masalah sehari-hari pada berbagai jenis konteks yang relevan sehingga berdampak kepada kemampuan numerasi siswa
🎯 A.1.1 Kompetensi membaca teks informasi
Kemampuan untuk memahami teks informasi berkaitan erat dengan kemampuan literasi siswa secara keseluruhan
🎯 A.1.1 Kompetensi membaca teks informasi
Praktik pembelajaran interaktif yang sesuai dengan tujuan pembelajaran dan karakteristik siswa akan berdampak kepada kemampuan literasi siswa
🎯 D.1.3 Metode pembelajaran
Praktik pembelajaran interaktif yang sesuai dengan tujuan pembelajaran dan karakteristik siswa dapat mendukung peningkatan kualitas pembelajaran.
🎯 D.1.3 Metode pembelajaran
Kemampuan kepala sekolah dalam mengembangkan dan mengelola kurikulum yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar siswa dapat mendukung peningkatan kualitas pembelajaran.
🎯 D.3.2 Pengelolaan kurikulum satuan pendidikan
Satuan pendidikan memetakan dan memfasilitasi bakat dan minat murid yang memilih untuk bekerja, menyiapkan kompetensi murid untuk bekerja, menjalin kerja sama dengan dunia kerja, dan optimalisasi Bursa Kerja Khusus (BKK) di sekolah.
🎯 A.4.2 Lulusan yang bekerja
Satuan pendidikan melaksanakan pembelajaran yang menarik dan relevan dengan kebutuhan murid, menggunakan elemen permainan yang menarik dalam membangun pemahaman atau pengetahuan baru.
🎯 D.1.3 Metode pembelajaran
Ketertarikan siswa terhadap budaya yang berbeda, kepedulian terhadap isu-isu global, serta dukungan terhadap kesetaraan gender, agama, dan budaya mendukung kemampuan siswa dalam aspek karakter.
🎯 A.3.5 Kebinekaan global
Praktik pembelajaran interaktif yang sesuai dengan tujuan pembelajaran dan karakteristik siswa oleh Guru dapat mendukung kemampuan siswa dalam aspek karakter.
🎯 D.1.3 Metode pembelajaran
Pengalaman hukuman fisik oleh siswa dan serta pemahaman dan sikap guru tentang hukuman fisik merupakan salah satu faktor yang memengaruhi iklim keamanan di sekolah
🎯 D.4.5 Pemahaman dan sikap terhadap hukuman fisik
Pemberian layanan yang sesuai untuk anak cerdas dan berbakat istimewa di sekolah mendorong menciptakan iklim sekolah yang aman untuk semua
🎯 D.10.2 Layanan satuan pendidikan untuk peserta didik cerdas dan bakat istimewa
Satuan pendidikan melaksanakan pembelajaran Teaching Factory (TeFa) melalui penyelarasan kurikulum untuk memproduksi barang/jasa dan penyusunan jadwal sistem blok sehingga meningkatkan link and match dengan dunia kerja.
🎯 D.17.2 Kualitas pembelajaran dalam Teaching Factory (TeFa)
Pembelajaran dilaksanakan secara menarik dan relevan dengan kebutuhan murid, menggunakan elemen permainan yang menarik dalam membangun pemahaman atau pengetahuan baru untuk meningkatkan link and match dengan dunia kerja..
🎯 D.1.3 Metode pembelajaran
Aktivitas peningkatan kemapuan guru dan kepala sekolah yang bertujuan menunjang terciptanya sikap inklusif yang mendukung sikap menerima dan menghargai keragaman agama dan budaya di sekolah sehingga berdampak kepada iklim kebinekaan.
🎯 D.8.3 Toleransi dan kesetaraan peserta didik
Pengalaman siswa dari pengalaman perundungan/bullying dari guru atau sesama siswa di sekolah merupakan salah upaya dalam meningkatkan iklim kebinekaan di sekolah.
🎯 D.4.5 Pemahaman dan sikap terhadap hukuman fisik
SATUPADU