SMKN 1 JETIS
Data 2025Indikator Prioritas
8
Baik 8 · Sedang 0 · Kurang 0
Rata-rata Skor
78.0%
↓ -1.31
Program Kerja 2026
16
✅ 0 · ⚡ 0 · 🕐 16
Sumber Data
2025
Rapor Pendidikan Kemendikdasmen ↗
Indikator Rapor Pendidikan SMK· 8 indikator · klik untuk detail
Program Kerja 2026
Kemampuan untuk memahami teks sastra berkaitan erat dengan kemampuan literasi siswa secara keseluruhan.
🎯 A.1.2 Kompetensi membaca teks sastra
Perumusan, penyampaian dan penerapan visi-misi sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran akan berdampak kepada kemampuan literasi siswa.
🎯 D.3.1 Visi-misi satuan pendidikan
Kemampuan untuk memahami aljabar berkaitan erat dengan kemampuan numerasi siswa secara keseluruhan.
🎯 A.2.2 Kompetensi pada domain Aljabar
Aktivitas belajar guru dan kepala sekolah yang bertujuan meningkatkan kompetensi siswa memahami, menggunakan, merefleksi, dan mengevaluasi teks fiksi untuk mampu berpikir menggunakan konsep, prosedur, fakta, dan alat matematikan dalam menyelesaikan masalah sehari-hari pada berbagai jenis konteks yang relevan sehingga berdampak kepada kemampuan numerasi siswa.
🎯 A.1.2 Kompetensi membaca teks sastra
Kondisi sekolah yang menunjukkan adanya sikap dan perilaku kepala sekolah dan guru dalam menerapkan toleransi agama dan budaya serta komitmen kebangsaan memengaruhi keseluruhan iklim kebinekaan di sekolah
🎯 D.8.1 Toleransi agama dan budaya
Kondisi sekolah yang menunjukkan adanya pemahaman, dukungan dan tindakan warga sekolah terhadap kesetaraan kemampuan, hak, dan kewajiban antara laki-laki dan perempuan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi peningkatkan iklim kebinekaan sekolah.
🎯 D.6.1 Pemahaman dan sikap warga satuan pendidikan terhadap kesetaraan gender
Satuan pendidikan melaksanakan pembelajaran Teaching Factory (TeFa) melalui penyelarasan kurikulum untuk memproduksi barang/jasa dan penyusunan jadwal sistem blok sehingga meningkatkan link and match dengan dunia kerja.
🎯 D.17.2 Kualitas pembelajaran dalam Teaching Factory (TeFa)
Kepala satuan pendidikan merumuskan, menyampaikan, dan menerapkan visi misi satuan pendidikan yang relevan dengan perubahan kebutuhan dunia kerja.
🎯 D.3.1 Visi-misi satuan pendidikan
Pengalaman dan pengetahuan siswa tentang kekerasan seksual dan serta pemahaman dan sikap guru tentang kekerasan seksual merupakan salah satu faktor yang memengaruhi iklim keamanan di sekolah.
🎯 D.4.7 Pemahaman dan sikap guru tentang kekerasan seksual
Perumusan, penyampaian dan penerapan visi-misi sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, termasuk berorientasi pada sekolah yang lebih aman.
🎯 D.3.1 Visi-misi satuan pendidikan
Ketertarikan siswa terhadap budaya yang berbeda, kepedulian terhadap isu-isu global, serta dukungan terhadap kesetaraan gender, agama, dan budaya mendukung kemampuan siswa dalam aspek karakter.
🎯 A.3.5 Kebinekaan global
Perumusan, penyampaian dan penerapan visi-misi sekolah oleh kepala sekolah dan guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran mendukung kemampuan siswa dalam aspek karakter.
🎯 D.3.1 Visi-misi satuan pendidikan
Praktik pembelajaran interaktif yang sesuai dengan tujuan pembelajaran dan karakteristik siswa dapat mendukung peningkatan kualitas pembelajaran.
🎯 D.1.3 Metode pembelajaran
Perumusan, penyampaian dan penerapan visi-misi sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran merupakan upaya sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.
🎯 D.3.1 Visi-misi satuan pendidikan
Satuan pendidikan memetakan dan memfasilitasi bakat dan minat murid yang memilih untuk bekerja, menyiapkan kompetensi murid untuk bekerja, menjalin kerja sama dengan dunia kerja, dan optimalisasi Bursa Kerja Khusus (BKK) di sekolah.
🎯 A.4.2 Lulusan yang bekerja
Satuan pendidikan merumuskan, menyampaikan dan menerapkan visi misi satuan pendidikan yang relevan dengan perubahan kebutuhan dunia kerja dan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pembelajaran sehingga memberikan peluang peningkatan penyerapan lulusan.
🎯 D.3.1 Visi-misi satuan pendidikan
SATUPADU